Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

"Sayang, Matiin Lampu, Dong..."


Bukan mau romantis gelap-gelapan, hanya hemat listrik bisa dimulai dari keluarga. Gemas bercampur sayang, mungkin itu yang kamu rasakan jika punya pasangan cerewet. Apalagi jika sudah omelin akan kebiasaan buruk saban hari.

Semisal meninggalkan kamar dengan lampu menyala, tidak menutup keran air rapat-rapat atau justru membuang sampah sembarangan. Jika sudah berurusan dengan lingkungan, pasangan seperti ini tentu sulit dibantah. Pertanyaanya, apakah harus berakhir dengan pertengkaran?

"Sayang matiin lampunya dong!"

Sebel gak sih kalo kamu diomelin karena lupa matiin lampu? Sebelum ngambek tidak ketulungan, mungkin sebaiknya direnungkan dulu

Barangkali pernah mengalami beberapa kejadian mati lampu dadakan, atau mungkin malah sering di rumah. Pola hidup cinta lingkungan bisa dimulai dari pasangan. iya 'kan? Misalnya dimulai dari hal seserhana dirumah. Menggunakan listrik seperlunya.

Di samping hemat yang uangnya bisa digunakan untuk kepentingan lain, seperti bulan madu lagi dan lagi ke luar negeri mungkin atau yang dekat ke Bali. Tentu tidak ada salahnya.

Setiap pasangan menikah, biasanya akan selalu ada kebiasan buruk masing-masing. Seharusnya bukan untuk dijadikan alasan untuk bertengkar. Melainkan untuk saling menggenapi dalam keindahan.

Kebiasaan mengunakan listrik secukupnya yang dimulai dari rumah, khusunya pasangan akan memberikan contoh untuk anak-anaknya akan peduli lingkungan atau minimal bisa mengurangi dampak para mama muda 'ngegas di status media sosial'.

Bagaimana menurut kamu? Silahkan berikan pendapatnya di kolom komentar ya.

Oh iya, kamu sendiri lebih suka gelap-gelap atau yang terang?


Post a Comment for ""Sayang, Matiin Lampu, Dong..." "