'Jabatan'ku Seorang Papa! Ternyata Menyenangkan, Kok Bisa?

Family : Lelaki seperti apa yang takut menjadi seorang Papa? Menjadi suami bekerja memang sudah menjadi kebutuhan, terlebih saat anugrah menjadi Papa tersandangkan. Menjadi peran ganda sebagai orang tua menyenangkan atau justru ribet?
Membawa pulang pekerjaan sambil menjaga anak sudah biasa. Cuti untuk merawat anak saat sakit ya otomatislah. Tapi kamu pernah tidak berpikir seperti itu, seberapa besar peran Papa untuk anak-anaknya? Jangan-jangan kurang perhatian. Kemudian melimpahkan bahwa mengurus anak itu tanggung jawab istri?
Demikian jika suatu saat nanti anak sudah dewasa dan kurang dekat sama Papanya ya jangan mengeluh. Seandainya dibalas dan anak-anak tadi kurang peduli saat kita sudah tua renta, gimana coba?
Oke semua itu memang tidak ada yang tau pasti dengan masa depan, sungguhpun demikian paling tidak sebagai pria dengan jabatan 'Papa' yang berusaha melakukan sebaik mungkin kenapa tidak?
"Sebagaimana diketahui, menurut bebarapa ahli Psikolog dari berbagai buku dan tulisan di internet menyebutkan sekitar 80 % anak tumbuh dewasa meniru karakter papanya dan hanya sekitar 20 % anak yang meniru ibunya."
Betapa itu sangat mengejutkan, bagaimana tidak? Selama ini orang tua, khusunya suami banyak menyerahkan urusan anak segalanya pada ibunya.
Olehnya, peran papa sangat penting untuk tumbuh kembang anak, dengan demikian pembentukan karakter anak bisa seimbang.
Baca Juga :
Walaupun pada akhirnya, semuanya kembali pada Sang Maha Kehidupan dan anak itu sendiri. Tersebab, seberapa waktu yang kita berikan pada anak tidak akan cukup untuk mengawasi satu kali dua puluh empat jam.
Satu-satunya yang bisa menjaga, mendidik dan membimbing menjadi pribadi dengan karakter terbaik adalah Empunya Kehidupan itu sendiri.

Tugas seorang papa hanya mampu ikut serta memberikan perhatian, kasih sayang yang terbaik untuk menjaga Tauhid mereka.
Karena anak-anak yang akan menjadi penerus perjuangan orang tuanya kelak, untuk sebuah keberlanjutan peradapan umat manusia.

Papa dan mama bisa saling mengisi dan menggenapi dalam mengasuh, membesarkan dan mendidik anak-anaknya. Jangan karena merasa bahwa seorang papa sudah bekerja dan memberikan kebutuhan ekonomi sudah cukup? Padahal ada yang lebih mahal, yaitu kasih sayang orang tua, terutama papa.
'Jabatanku' seorang Papa! Ternyata Menyenangkan. Bersama anak, aku merasa lebih damai, tawa dan canda mereka menjadi motivasi untuk berkerja dan berkarya lebih baik lagi. Rasanya punya kesempatan bisa sering bersama anak adalah anugrah terindah.


Bukankah sejak dini, perkembangan kognitif dan kopetensi sosial anak sangat dipengaruhi oleh kelekatan hubungan emosional dan ketersediaan sumber daya yang diberikan oleh papa?
Adalah Fathering tidak cukup didefinisikan sebagai dukungan financial, melainkan juga kontak dan aktifitas bersama.
Itulah kenapa, sesibuk apapun pekerjaan, masalah hubungan dengan anak selalu menjadi prioritas penting untukku. Bagaimana dengan kamu, punya pendapat lain? Atau permasalahan, silahkan diskusikan di sini. Belajar Bersama Bisa dan Terimakasih.
Sumber; dokpri
Adalah Fathering tidak cukup didefinisikan sebagai dukungan financial, melainkan juga kontak dan aktifitas bersama.
Itulah kenapa, sesibuk apapun pekerjaan, masalah hubungan dengan anak selalu menjadi prioritas penting untukku. Bagaimana dengan kamu, punya pendapat lain? Atau permasalahan, silahkan diskusikan di sini. Belajar Bersama Bisa dan Terimakasih.
Sumber; dokpri
Sip! Semoga yang dicita-citakan bisa terwujud! ����
ReplyDeleteAmin ya robal alamin, makasih ya
DeleteSip. Semoga terkabulkan!
ReplyDelete